Selasa, 03 Mei 2016

ILMU BUDAYA DASAR (Manusia dan Penderitaan)










gambar yang berada di atas adalah salah satu contoh manusia dan penderitaan nya gambar tersebut diambil di dekat dari rumah saya di bogor jawabarat ,saya ingin bercerita sedikit tentang teman saya yang bernama Kopen karna ia mengalami depresi atau strees di karena kan ia stress karna tidak lulus sekolah menengah kejuruan ,beruntung dia mempunyai keluarga yang memperhatikannya setiap saat sehingga dia bersih dan terawat .

Keluarganya awalnya tak menyangka akan terjadi hal seperti ini karna pada dasarnya koper adalah anak rajin dalam segala hal layaknya anak normal biasa namun setelah mengikuti ujian akhir nasional dan menerima hasilnya kopen kecewa berat dengan hasil yang dia raih . Semenjak itu dia terlihat sering melamun . Khawatir dengan anaknya orang tuanya pun berusaha agar dapat melihat anaknya kembali biasa dengan cara mengikutsertakan kopen untuk ujian kesamaan yaitu paket c. Namun untuk yang kedua kalinya kopen gagal dalam ujiannya. Dari situ keadaan kopen makin parah


Senin, 02 Mei 2016

ILMU BUDAYA DASAR (MANUSIA DAN KEADILAN)



Nama:Muhammad Virgi Kadarusman
Kelas:1KA06
NPM:14115817



MANUSIA DAN KEADILAN



Keadilan adalah memberikan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan antara menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Socrates mengatakan bahwa keadilan tercapai apabila pemerintah mempraktekkan ketentuan hukum atau melaksanakan tugasnya dan rakyat merasakannya.
Plato menilai tercapainya keadilan apabila setiap orang menjalankan pekerjaan menurut sifat dasar yang dianggap cocok bagi orang tersebut, sedangkan tindakan manusia dipandang layak apabila pihak yang sama mendapatkan bagian sama (Aristoteles) Hak merupakan wewenang untuk memiliki, meninggalkan, atau menuntut sesuatu. Materi hak menyangkut individu, namun hak bukan milik perseorangan. Hak seseorang terkait dengan hak orang lain.
Disamping hak, seorang individu juga memiliki berbagai kewajiban, yakni kewajiban terhadap Allah, masyarakat dan diri sendiri. Kewajiban terhadap Allah diwujudkan dalam bentuk memuja dan mengabdi, kewajiban terhadap masyarakat dengan menolong orang lain, sedangkan kewajiban terhadap diri sendiri diwujudkan dengan melakukan perbuatan yang baik.



gambar di atas adalah contoh ketidakkeadilan negara indonesia


berita tentang nenek Asyani dari kabupaten Situbondo yang harus menjalani proses persidangan lantaran diduga mencuri  tujuh batang kayu milik Perum Perhutani. Menurut nenek Asyani kayu jati yang dipermasalahkan tersebut ditebang oleh almarhum suami Asyani sekitar lima tahun silam dari lahan mereka sendiri.
Dalam kasus nenek Asyani ini terdapat beberapa kejanggalan. Kayu jati yang diduga dicuri oleh nenek Asyani itu berukuran kecil hanya sekitar 10 sampai 15 sentimeter, sedangkan kayu jati milik Perhutani yang hilang berdiameter 100 sentimeter.  Selain itu kasus itu dilaporkan pada bulan Juli 2014, dan nenek Asyani ditahan mulai Desember 2014 sementara persidangan baru dibuka 3 bulan kemudian. Bayangkan bagaimana keadaan nenek itu di dalam penjara, seharusnya aparat hukum mempunyai kebijaksanaan terhadap nenek Asyani yang sudah berusia lanjut.