Jumat, 21 Oktober 2016
Selasa, 03 Mei 2016
ILMU BUDAYA DASAR (Manusia dan Penderitaan)
gambar yang berada di atas adalah
salah satu contoh manusia dan penderitaan nya gambar tersebut diambil di dekat
dari rumah saya di bogor jawabarat ,saya ingin bercerita sedikit tentang teman
saya yang bernama Kopen karna ia mengalami depresi atau strees di karena kan ia
stress karna tidak lulus sekolah menengah kejuruan ,beruntung dia mempunyai
keluarga yang memperhatikannya setiap saat sehingga dia bersih dan terawat .
Keluarganya awalnya tak menyangka
akan terjadi hal seperti ini karna pada dasarnya koper adalah anak rajin dalam
segala hal layaknya anak normal biasa namun setelah mengikuti ujian akhir
nasional dan menerima hasilnya kopen kecewa berat dengan hasil yang dia raih .
Semenjak itu dia terlihat sering melamun . Khawatir dengan anaknya orang tuanya
pun berusaha agar dapat melihat anaknya kembali biasa dengan cara
mengikutsertakan kopen untuk ujian kesamaan yaitu paket c. Namun untuk yang
kedua kalinya kopen gagal dalam ujiannya. Dari situ keadaan kopen makin parah
Senin, 02 Mei 2016
ILMU BUDAYA DASAR (MANUSIA DAN KEADILAN)
Nama:Muhammad Virgi Kadarusman
Kelas:1KA06
NPM:14115817
MANUSIA DAN KEADILAN
Keadilan adalah memberikan perlakuan yang seimbang antara
hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan antara menuntut hak dan
menjalankan kewajiban. Socrates mengatakan bahwa keadilan tercapai apabila
pemerintah mempraktekkan ketentuan hukum atau melaksanakan tugasnya dan rakyat
merasakannya.
Plato menilai tercapainya keadilan apabila setiap orang
menjalankan pekerjaan menurut sifat dasar yang dianggap cocok bagi orang
tersebut, sedangkan tindakan manusia dipandang layak apabila pihak yang sama mendapatkan
bagian sama (Aristoteles) Hak merupakan wewenang untuk memiliki, meninggalkan,
atau menuntut sesuatu. Materi hak menyangkut individu, namun hak bukan milik
perseorangan. Hak seseorang terkait dengan hak orang lain.
Disamping hak, seorang individu juga memiliki berbagai
kewajiban, yakni kewajiban terhadap Allah, masyarakat dan diri sendiri.
Kewajiban terhadap Allah diwujudkan dalam bentuk memuja dan mengabdi, kewajiban
terhadap masyarakat dengan menolong orang lain, sedangkan kewajiban terhadap diri
sendiri diwujudkan dengan melakukan perbuatan yang baik.
gambar di atas adalah contoh ketidakkeadilan negara
indonesia
berita tentang nenek Asyani dari kabupaten Situbondo yang
harus menjalani proses persidangan lantaran diduga mencuri tujuh batang
kayu milik Perum Perhutani. Menurut nenek Asyani kayu jati yang dipermasalahkan
tersebut ditebang oleh almarhum suami Asyani sekitar lima tahun silam dari
lahan mereka sendiri.
Dalam kasus nenek Asyani ini terdapat beberapa kejanggalan.
Kayu jati yang diduga dicuri oleh nenek Asyani itu berukuran kecil hanya
sekitar 10 sampai 15 sentimeter, sedangkan kayu jati milik Perhutani yang
hilang berdiameter 100 sentimeter. Selain itu kasus itu dilaporkan pada
bulan Juli 2014, dan nenek Asyani ditahan mulai Desember 2014 sementara
persidangan baru dibuka 3 bulan kemudian. Bayangkan bagaimana keadaan nenek itu
di dalam penjara, seharusnya aparat hukum mempunyai kebijaksanaan terhadap
nenek Asyani yang sudah berusia lanjut.
Rabu, 16 Maret 2016
ILMU BUDAYA DASAR (Manusia dan Cinta kasih)
Nama:Muhammad Virgi Kadarusman
Kelas:1KA06
NPM:14115817
Mencintai
Seseorang Diam-Diam
Kisah ini bermula saat aku jatuh cinta kepada seorang gadis cantik. Dia adalah teman kelasku saat aku bersekolah di Bogor. Ada satu hal yang
tak pernah aku utarakan dan tetap tersimpan rapat dalam lubuk hatiku, aku jatuh
hati padanya. Dia wanita yang pertama dan istimewa yang pernah aku lihat
sepanjang umurku. Aku tertarik dengan kesederhanaan, kesahajaan, dan kemuliaan
akhlaknya. Meskipun terlihat agak tomboy dan agak cerewet, namun keteduhan
wajahnya tersirat dalam relung hatinya menyimpan kelembutan tiada tara, sangat
menajubkan.
Sejak masih duduk di bangku sekolah, aku selalu mencuri-curi
pandang ketika di sekolah. Seringkali sengaja ku duduk di depan kelas menunggu
sang bidadari lewat. Walaupun hanya sekedar menatap wajahnya, senyum indahnya
selama semenit saja, bahkan melihatnya dari jauh pun rasanya hati ini penuh
dengan bunga kebahagiaan yang menghiasiku sepanjang hari.
Konsentrasiku buyar saat ia selalu memanggil namaku dan
bertatapan langsung, sungguh wajah ayunya selalu menari-nari dalam pikiranku,
rasa rindu kian menggebu mengusik kalbu. Tapi aku tak berdaya, sungguh malu dan
tak punya nyali untuk mengungkapkan semua isi hati dan perasaanku, takut dan
kurang percaya diri kian erat membungkus rashasia hatiku.
Rasanya mustahil aku bisa berkenalan dengan dia, hampir tak
ada sinyal cinta yang ku kirim padanya. Aku memang belum berpengalaman
mendekati cewek dan tak seberani teman-temanku yang bisa nitip salam atau
secara terang-terangan mengatakan cinta kepada seorang cewek yang mereka suka.
Aku hanya bisa memendam perasaanku tanpa seorangpun yang tahu dan cukup hanya
menjadi pemuja rahasianya.
Selasa, 15 Maret 2016
ILMU BUDAYA DASAR (MANUSIA DAN KEINDAHAN)
NAMA: MUHAMMAD VIRGI KADARUSMAN
KELAS:1KA06
NPM:14115817
Foto
yang diatas tentang berhubungan dengan manusia dan keindahan.Foto yang
diatas adalah foto saya dan teman saya ketika di Pulau Pari. lokasi Pulau
Pari berada di sebuah desa di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Lokasi
wisata ini masih berada di dalam gugusan wisata Pulau Seribu yang terletak di
pesisir utara Provinsi DKI Jakarta. Pulau ini memiliki wilayah dengan luas
40,32 hektar.
Untuk menuju pulau
ini kamu bisa menggunakan kapal kayu dari pelabuhan Muara Angke yang
menghabiskan waktu sekitar 2 jam atau bisa juga dengan menyewa speed boat dari
Marina Ancol yang membutuhkan waktu tempuh 1 jam 15 menit. Di sepanjang perjalanan
kamu akan melihat pemandangan yang sangat indah, jadi waktu perjalanan tidak
akan begitu berasa.
Salah satu yang
menjadi daya tarik bagi para wisatawan adalah keindahan pantai yang dimiliki
oleh Pulau Pari. Ketika sampai di pulau ini para pengunjung akan langsung
disajikan pantai dengan pasir putih serta air yang masih jernih. Wahana pasir
putih yang masih bersih akan memanjakan kamu, apalagi pantai ini masih belum
banyak terjamah oleh wisatawan.
Foto yang diatas tentang berhubungan dengan manusia dan keindahan.Foto yang diatas adalah foto saya dan teman saya ketika di Pulau Pari. lokasi Pulau Pari berada di sebuah desa di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Lokasi wisata ini masih berada di dalam gugusan wisata Pulau Seribu yang terletak di pesisir utara Provinsi DKI Jakarta. Pulau ini memiliki wilayah dengan luas 40,32 hektar.
Untuk menuju pulau ini kamu bisa menggunakan kapal kayu dari pelabuhan Muara Angke yang menghabiskan waktu sekitar 2 jam atau bisa juga dengan menyewa speed boat dari Marina Ancol yang membutuhkan waktu tempuh 1 jam 15 menit. Di sepanjang perjalanan kamu akan melihat pemandangan yang sangat indah, jadi waktu perjalanan tidak akan begitu berasa.
Salah satu yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan adalah keindahan pantai yang dimiliki oleh Pulau Pari. Ketika sampai di pulau ini para pengunjung akan langsung disajikan pantai dengan pasir putih serta air yang masih jernih. Wahana pasir putih yang masih bersih akan memanjakan kamu, apalagi pantai ini masih belum banyak terjamah oleh wisatawan.
Senin, 18 Januari 2016
ILMU SOSIAL DASAR (PRASANGKA DISKRIMINASI DAN ETNOSENTRISME)
NAMA: MUHAMMAD VIRGI KADARUSMAN
KELAS:1KA06
NPM:14115817
1. PERBEDAAN
PRASANGKA DAN DISKRIMINASI
Sikap yang negatif terhadap sesuatu,
disebut prasangka. Walaupun dapat kita garis bawahi bahwa prasangka dapat juga
dalam pegertian positif. Tidak sedikit orang-orang yang mudah berprasangka,
namun banyak juga orang-orang yang lebih sukar untuk berprasangka.
Namun demikian belum jelas benar
ciri-ciri kepribadian mana yang membuat seseorang mudah berprasangka. Sementara
pendapat menyebutkan bahwa orang yang berintelekgensi tinggi, lebih sukar untuk
bersikap berprasangka. Mengapa? Karena orang-orang macam ini bersifat dan
bersiap kritis.
Dalam kondisi persaingan untuk
mencapai akumulasi materil tertentu, atau untuk meraih status sosial bagi suatu
individu atau kelompok sosial tertentu, pada suatu lingkungan/wilayah di mana
norma-norma dan tata hukum dalam kondisi goyah, dapat merangsang munculnya
prasangka dan diskriminasi dapat dibedakan dengan jelas. Prasangka bersumber
dari suatu sikap. Diskriminasi menunjuk kepada suatu tindakan.
Seseorang yang mempunyai prasangka
rasial. Biasanya bertindak diskriminasi terhadap ras yang diprasangkainya.
Walaupun begitu , biasa saja seseorang bertindak diskriminatif tanpa berlatar
belakang pada suatu prasangka.
Sikap berprasangka jelas tidak adil,
sebab sikap yang diambil hanya berdasarkan pada pengalaman atau apa yang didengar.
Lebih-lebih lagi bila sikap berprasangka itu muncul dari jalan pikiran
sepintas, untuk kemudian disimpulkan dan dibuat pukul rata sebagai sifat dari
seluruh anggota kelompok sosial tertentu. Apabila muncul suatu sikap
berprasangka dan diskriminatif terhadap kelompok sosial lain, atau terhadap
suatu suku bangsa, kelompok etnis tertentu, bisa jadi akan menimbulkan
pertentangan-pertentangan sosial yang lebih luas.
1.1 SEBAB-SEBAB
TIMBULNYA PRASANGKA DAN DISKRIMINASI
(a) Berlatar
Belakang Sejarah
Orang kulit putih di Amerika Serikat
berprasangka negatif terhadap orang negro. Orang kulit putih beranggapan
bahwa orang negro adalah budak dan orang berkulit putih adalah Tuan rajanya.
(b) Dilatar
Belakangi Oleh Perkembangan Sosio – Kultural Dan Situasional
Suatu prasangka muncul dan
berkembang dari suatu individu terhadap individu lain, atau terhadap kelompok
sosial tertentu manakala terjadi penurunan status atau terjadi pemutusan
hubungan kerja.
(c) Bersumber
Dari Faktor Kepribadian
Keadaan frustasi dari orang ataupun
kelompok sosial tertentu dapat menimbulkan tingkah laku yang cukup agresif.
Tipe prasangka lebih dominan disebabkan karena sikap orang itu sendiri. Tipe
authoritarian personality adalah sebagai ciri kepribadian seseorang yang penuh
prasangka, dengan ciri-ciri bersifat konservatif dan bersifat tertutup.
(d) Berlatar
Belakang Dari Perbedaan Keyakinan, Kepercayaan Dan Agama
Bisa ditambah lagi dengan perbedaan
pandangan polotik, ekonomi dan ideologi. Prasangka yang berakar dari hal-hal
tersebut di atas dapat dikatakan sebagai suatu prasangka yang bersifat
universal.
1.2 DAYA UPAYA UNTUK
MENGURANGI/MENGHILANGKAN PRASANGKA DAN DISKRIMINASI
a. Perbaikan
kondisi sosial ekonomi
Pemerataan pembangunan dan usaha
peningkatan pendapat bagi warga negara indonesia yang masih tergolong di bawah
garis kemiskinan akan mengurangi adanya kesenjangan-kesenjangan sosial antara
si kaya dan si miskin.
b. Perluasan
kesempatan belajar
Adanya usaha-usaha pemerintah dalam
perluasan kesempatan belajar bagi seluruh warga negara indonesia, paling tidak
dapat mengurangi prasangka bahwa program pendidikan, terutama pendidikan tinggi
hanya dapat dinikmati oleh kalangan masyarakat menengah dan kalangan atas.
Mengapa? Untuk mencapai jenjang pendidikan tertentu di perguruan tinggi memang
mahal, disaping itu harus memiliki kemampuan otak dan modal.
c. Sikap
terbuka dan sikap lapang
Harus selalu kita sadari bahwa
berbagi tantangan yang datang dari luar ataupun yang datang dari dalam negri,
semuanya akan dapat merongrong keutuhan negara dan bangsa. Kebhinekaan
masyarakat berikut sejumlah niali yang melekat, merupakan basis empuk bagi timbulnya
prasangka, diskriminasi, dan keresahan.
2. Etnosentrisme
Etnosentrisme yaitu suatu
kecenderungan yang menganggap nilai-nilai dan norma-norma kebudayaannya sendiri
sebagaai sesuatu yang prima, terbaik, mutlak dan dipergunakannya sebagai
tolok ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan lain.
Etnosentrisme nampaknya merupakan
gejala sosial yang universal, dan sikap yang demikian biasanya dilakukan secara
tidak sadar. Dengan demikian etnosentrisme merupakan kecenderungan tak
sadar untuk menginterpretasikan atau menilai kelompok lain dengan tolok ukur
kebudayaannya sendiri. Sikap etnosentrisme dalam tingkah laku berkomunikasi
nampak canggung, tidak luwes.
Senin, 11 Januari 2016
ILMU SOSIAL DASAR (AGAMA DAN MASYARAKAT)
NAMA:MUHAMMAD VIRGI KADARUSMAN
KELAS:1KA06
NPM:14115817
AGAMA DAN MASYARAKAT
Pengertian Agama
Pengertian Agama dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem atau prinsip
kepercayaan kepada Tuhan, atau juga disebut dengan
nama Dewa atau nama lainnya dengan ajaran kebaktian dan
kewajiban-kewajiban yang berkaitan dengan kepercayaan tersebut.
Fungsi agama dalam masyarakat
Fungsi agama dalam keluarga: membuat individu lebih baik
diantara lingkungan masyarakat.
Fungsi edukatif: agama memberikan bimbingan dan pembelajaran
melalui perantara nya seperti nabi,kyia,guru agama dan lainnya dalam berbagai
macam perayaan.
Fungsi penyelamatan: agama membantu manusia untuk mengenal
tuhan oleh karena itu manusia membutuhkan keselamatan dalam hidupnya saat ini
ataupun saat mereka meninggal nanti.
Fungsi pengawasan social: agama meneguhkan dan mengamankan
kaidah-kaidah yang dipandang baik.
Fungsi memupuk persaudaraan: bahwa mnusia didirikan atas
unsur yang sama.
Fungsi transformative: mengubah nilai-nilai lama dengan
nilai baru yg lebih bermanfaat.
Dimensi komitmen agama
Dimensi komitmen agama menurut Roland Robertson:
Dimensi keyakinan mengandung perkiraan/harapan bahwa orang
yang religius akan menganut pandangan teologis tertentu.
Praktek agama mencakup perbuatan-perbuatan berbakti, yaitu
perbuatan untuk melaksanakan komitmen agama secara nyata.
Dimensi pengerahuan, dikaitkan dengan perkiraan.
Dimensi pengalaman memperhitungkan fakta, semua agama
mempunyai perkiraan tertentu.
Dimensi konsekuensi dari komitmen religius berbeda dengan
tingkah laku perseorangan.
3 tipe kaitan agama dengan masyarakat
Tiga tipe kaitan agama dengan masyarakat:
a. masyarakat dan nilai-nilai sacral
b. masyarakat-masyarakat praindustri yang sedang berkembang
c. masyarakat-masyarakat industri sekuler
a. masyarakat dan nilai-nilai sacral
b. masyarakat-masyarakat praindustri yang sedang berkembang
c. masyarakat-masyarakat industri sekuler
Pelembagaan agama
Yaitu membuktikan adakah sebuah agama tersebut? Mengapa
agama ada? Dan unsur-unsur lainnya serta bentuk dan fungsi strukturnya untuk
mengidentifikasi pengaruh kepercayaan yang ada didalam masyarakat.
Langganan:
Postingan (Atom)






