Rabu, 16 Maret 2016

ILMU BUDAYA DASAR (Manusia dan Cinta kasih)



Nama:Muhammad Virgi Kadarusman
Kelas:1KA06
NPM:14115817


Mencintai Seseorang Diam-Diam



Kisah ini bermula saat aku jatuh cinta kepada seorang gadis cantik. Dia adalah teman kelasku saat aku bersekolah di Bogor. Ada satu hal yang tak pernah aku utarakan dan tetap tersimpan rapat dalam lubuk hatiku, aku jatuh hati padanya. Dia wanita yang pertama dan istimewa yang pernah aku lihat sepanjang umurku. Aku tertarik dengan kesederhanaan, kesahajaan, dan kemuliaan akhlaknya. Meskipun terlihat agak tomboy dan agak cerewet, namun keteduhan wajahnya tersirat dalam relung hatinya menyimpan kelembutan tiada tara, sangat menajubkan.
Sejak masih duduk di bangku sekolah, aku selalu mencuri-curi pandang ketika di sekolah. Seringkali sengaja ku duduk di depan kelas menunggu sang bidadari lewat. Walaupun hanya sekedar menatap wajahnya, senyum indahnya selama semenit saja, bahkan melihatnya dari jauh pun rasanya hati ini penuh dengan bunga kebahagiaan yang menghiasiku sepanjang hari.
Konsentrasiku buyar saat ia selalu memanggil namaku dan bertatapan langsung, sungguh wajah ayunya selalu menari-nari dalam pikiranku, rasa rindu kian menggebu mengusik kalbu. Tapi aku tak berdaya, sungguh malu dan tak punya nyali untuk mengungkapkan semua isi hati dan perasaanku, takut dan kurang percaya diri kian erat membungkus rashasia hatiku.
Rasanya mustahil aku bisa berkenalan dengan dia, hampir tak ada sinyal cinta yang ku kirim padanya. Aku memang belum berpengalaman mendekati cewek dan tak seberani teman-temanku yang bisa nitip salam atau secara terang-terangan mengatakan cinta kepada seorang cewek yang mereka suka. Aku hanya bisa memendam perasaanku tanpa seorangpun yang tahu dan cukup hanya menjadi pemuja rahasianya.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar